Sandiaga Uno Happy Lihat Tim Balap Indonesia, Pertamina Mandalika SAG

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan rasa bangga melihat tim balap Indonesia, Pertamina Mandalika SAG berlaga dalam kompetensi bergengsi kelas dunia.
Bahkan rasa bangga dirinya dituangkan dalam akun media sosial miliknya. “Siang ini menerima tim balap Grand Prix sepeda motor asal Indonesia, Pertamina Mandalika SAG yang baru saja memulai debutnya di kelas Moto2 musim 2021,” tulis Sandiaga dalam akun Instagram miliknya.

“Meski belum meraih podium di 3 laga awal musim ini, namun kami yakin Tim Pertamina Mandalika SAG akan menunjukkan penampilan optimal di laga-laga berikutnya. Kami bangga bisa melihat tim Indonesia ikut serta dalam kompetisi bergengsi Moto2. Sebagai anak bangsa, kami siap mensupport demi mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” tulisnya kembali dalam akun media sosial miliknya.

Tercatat sudah ada 3.558 like atau yang menyenangi postingan Sandiaga ini hingga pukul 15.23 WIB sore. Berbagai komentar juga diberikan netizen, baik dari yang ikut mewakili rasa bangga hingga curhat mengenai pariwisata di Indonesia.

Namun bicara soal tim balap Pertamina Mandalika SAG Team, tentu mereka bukan tanpa perjuangan untuk bisa mendapatkan hasil terbaik meski hingga gelaran moto2 Portugal 2021 yang digelar di sirkuit Algarve, Portimao, Minggu (18/4/2021) lalu, Kedua pebalap, Bo Bendsneyder dan Thomas Luthi gagal mencetak poin.
Balapan berlangsung di Sirkuit Alagarve, Portimao, Minggu (18/4). Pebalap dari Red Bull KTM Ajo, Raul Fernandez berhasil finis pertama dengan catatan waktu 39 menit 47,377 detik. Melengkapi tiga besar, Aron Canet, dan Remy Gardner.

Bagaimana torehan Pertamina Mandalika SAG Team di MotoGP Portugal 2021?

Thomas Luthi menjadi satu-satunya pebalap dari Pertamina Mandalika SAG Team yang mampu menyelesaikan balapan. Ia punya jarak waktu 27,470 detik dari pemenang balapan, Raul Fernandez. Memang Tom Luthi harus memulai balapan Moto2 Portugal dari posisi 22. Lebih baik dari setimnya, Bo Bendsneyder, yang mengakhiri sesi kualifikasi di peringkat ke-26.

Mantan jawara 125 cc itu finis di posisi 17, dan tidak mendapatkan poin. Atas hasil tersebut, pebalap asal Swiss ini berada di posisi 23 di klasemen sementara Moto2 2021.

Sementara rekan setimnya, Bo Bendsneyder, pebalap Belanda berdarah Indonesia yang biasanya selalu bisa meraup poin, kali ini gagal finis di Portugal. Tetapi posisi Bo lebih baik dari Tom Luthi, ia berada di tempat 14 dengan torehan 11 poin.

Dalam klasemen tim sementara, Pertamina Mandalika SAG Team berada di urutan 8 dengan koleksi 12 poin dari dua seri Gran Prix sebelumnya. Tetapi kini posisinya merosot ke-11. Peluang masuk lima besar masih terbuka, mengingat masih terdapat 18 seri Moto2, dan saat ini selisih 15 poin dari Inde Aspar Team yang duduk di tempat kelima.

Leave a Reply

Releated

Rossi Tak Pernah Cedera Arm Pump, Kenapa Serang Pebalap Muda?

Arm pump kini jadi momok pebalap MotoGP. Tapi Valentino Rossi mengaku bersyukur belum pernah mengalami cedera arm pump sepanjang 26 tahun berkiprah di kejuaraan balap dunia. Seperti diketahui empat pebalap MotoGP dilanda cedera arm pump. Jack Miller dan Iker Lecuona jadi dua rider yang sudah mengalami arm pum beberapa tahun belakangan. Keduanya menjalani operasi usai […]